Kupu Kupu di Atas Kertas…

May 8, 2007

Metode Anti Kalah

Filed under: teman


tulisan ini terinspirasi peristiwa bebrapa hari yang lalu ketika ada seorang temen ada konflik.

Sebut saja mereka si A dan si B. keduanya adalah teman yang lumayan akrab. si A dan si B sedang mengalami konflik yang berkepanjangan. Si A menceritakan kepada saya bahwa si B gini, gini dan gini. Dia yang salah, dia lah penyebab dari konflik. Sedangkan si B pun juga mengatakan yang sama sebenarnya di A lah yang merupakan penyebab awal si A. Di saat saya lagi kebingungan maka akhirnya metode Anti Kalah ini yang akhirnya terpikir untuk menyelesaikan masalah.

Metode Anti kalah dimulai dengan mempertemukan antara si A dan si B kita tidak sebagai pendukung si A dan si B tapi kita hanya sebagai penengahnya. Metode ini memberi kebebasan untuk mengutarakan imajinasi masing-masing. Ketika si A mulai berbicara, si B dan kita hanya sebagai pendengar saja. Sebelum selesai berbicara tidak boleh ada yang menanggapinya. Kemudian bergilir si B.

Berjalannya pembicaraan itu, sebenarnya yang mencari penyelesaian adalah kedua belah pihak. Kita hanya sebagai perantara yang mempertemukan dan hanya memberi fasilitas saja. Jadi kedua-duanya merasa diperhatikan. Sistem win win solution. Win lose ato lose win hanya akan menyebabkan sifat dendam atau ada yang merasa tidak diperhatikan. Kalau lose lose, kalah semua. Dalam kurun waktu yang sementara, sesungguhnya masalah tersebut serasa sudah tidak ada, tapi sebenarnya masalah itu masih terpendam, tapi ketika ada pemicu masalah maka bisa jadi masalah itu akan semakin besar. "Ya sudahlah…". Kata ini berarti masih ada masalah yang belum terselesaikan. Sudah di sini tidak berarti tidak ada lagi masalah.

Ketika metode ini dilakukan maka kemungkinan besar memang kurang komunikasi adalah penyebab masalah tersebut berkepanjangan, keegoisan masing-masing ato ada pihak lain yang urun rembug yang malah mengacaukan masalah atau kita aja yang terimajinasi berlebih yang menyebabkan seolah2 kita memandang permasalahan itu menjadi semakin runyam.

memang yang menyelesaikan masalah sesungguhnya adalah yang punya masalah itu sendiri. KIta masing-masing pihak merasa percaya bahwa masalag itu akan selesai dan ada solusi terbaik maka selesailah semua.

Minta maaf saat kita merasa tidak bersalah akan sangat susah sekali. Coba kalau kita memberi ruang kepada orang lain untuk bisa saling mendengarkan, mengerti dan memahami maka InsyaAllah bisa terselesaikan. Jika keegoisan dan ketidakpercayaan yang melekat maka sampai kapanpun masalah itu akan terus menemani meski pakai perantara sekalipun.

Konflik itu hal yang sangat manusiawi. Jangan fobi akan masalah. Duh… mati dah aku gara2 ini, duh…harga diriku jatuh man… ato bahkan …lebih baik mati daripada aku harus seperti ini. So, possitive thinking atas masalah yang ada itu harus!!! Mudah-mudahan masalah itu membuat kita semakin arif, bijak, terbuka, lebih tanggap kepada orang lain dan lebih kuat lagi…. amiiin…

Takut akan Neraka Allah…

Filed under: Ngaji


Takut itu sesungguhnya hanya kepada Allah, bukan kepada yang lain. Merupakan salah satu tangga keimanan adalah khauf. Khauf berarti takut kepada Allah, takut akan azab Allah. Takut untuk melakukan ma’shiyat kepada Allah.

Sahabat Rasulullah yaitu Umar bin Khatab, yang mana beliau terkenal dengan sosok yang kuat tak tertandingi. Siapapun yang berhadapan dengannya yang terpikir pertama adalah lari karena ketakutannya akan disakiti secara fisik olehnya. Ketika itu Umar sedang menuju pada kerumunan anak-anak yang sedang bermain bersama. Ketika anak-anak itu mengetahui bahwa Umar mendekat kepada mereka, maka yang dilakukan anak-anak itu langsung lari tanpa berpikir panjang. Ternyata, ada satu anak yang diam tanpa ada sedikitpun rasa takut kepadanya. Setelah Umar sampai di hadapan anak tadi, beliau bertanya, " Kenapa kamu tidak lari bersama teman-temanmu?". Anak tersebut menjawab:"kenapa harus lari, kenapa aku harus takut, sedangkan engkau juga manusia biasa, bukan penguasa atas hidupku, kalaupun aku mati di sini aku tetap bukan milikmu."

Terlihat benar pada perkataan anak tersebut bahwa bukan layak manusia ditakuti tapi takut itu adalah kepada Allah. Dialah yang menggenggam atas diri kita.

Dengan khauf ini kita akan patuh untuk berhenti jikalau di hadapan kita "lampu merah" larangan Allah menyala. Kalau saja kita berkendaraan bertemu lampu merah kita akan berhenti karena takut nanti akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan, peringatan dari pak polisi, atau yang lain. Maka ketika Allah memberikan kita rambu-rambu lampu merah sebagai gambaran akan larangan yang tidak boleh kita langgar karena pilihannya hanyalah surga atau neraka maka kita sendirilah yang menetukan pilihan. Sesuai fithrahnya kita, pastilah kita ingin mendapatkan surga dengan tidak melakukan ma’shiyat dan larangan Allah.

"Tidak seorangpun yang keluar dari rumahnya, kecuali pintunya ada dua panji-panji, salah satu di antaranya berada di tangan Malaikat, sedangkan lainnya di tangan setan. Maka jika keluarnya itu untuk sesuatu urusan yang disukai Allah ‘azza wa jalla, maka ia akan selalu berada di bawah pani-panji Malaikat, samapi ia kembali ke rumahnya. Sebaliknya jika keluarnya itu untuk sesuatu hal yang dimurkai Allah, maka orang itupun akan diirngkan oleh setan dengan panji-panjinya. dan demikianlah akan selalu berada di bawah panji-panji setan, sampai ia pulang kembali ke rumahnya".(HR. Ahmad dan Thabrani, sanadnya Hasan).

Mana pilihan kita? Yang sebenarnya dalam jiwa itu terjadi peperangan. Kata hati kita menginginkan untuk mengikuti hal-hal positif kita. Tetapi lain sisi, ada dorongan dari setan untuk mengingkarinya. Ketika iman kita masih polesan, seringnya kita akan menuruti nafsu setan.

Jalan hidup ini sudah ditentukan mana yang baik dan mana yang buruk ketika hati kita menunjuk jalan yang baik, sedangkan selalu saja yang baik itu ada hambatan yang menuju, maka tak lain kita harus hati-hati. Jalan yang kita pilih untuk kita sebrangi atau kita lewati, pastikan kita akan aman melewatinya, aman untuk kita jalani yang mana jalan yang baik itu adalah sesuai apa yang diperintahkan dan atas petunjukNya. Bermohon kita akan petunjuk itu selalu ada untuk kita.

Ketika "kaki" hati kita terbelenggu untuk melangkah menuju "wilayah keinginan" yang kumuh dengan dosa dan ma’shiyat.

Ketika kita harus melewati jembatan kecil, apa yang akan kita lakukan kecuali harus berhati-hati. Oleh karena itu, ketika kita takut kepada Allah kita akan menjalani hidup ini dengan hati-hati karena kita tau akan resiko, sedangkan ketidak hati-hatian yang di hadapan kita adalah neraka Allah.

Kita memang harusnya sadar, dimanapun kita berada "Kamera Allah" selalu terarah tubuh kita. Sifat jaim itu bagus, tapi jangan hanya jaim di hadapan temen kita, di hadapan Allah jaimlah untuk melakukan laranganNya. Allah akan selalu melihat kita meski kita akan bersembunyi dimanapun, kamera Allah selalu mengikuti kita. Wah..andaikan saja kalau kamera itu tampak. Kita pasti akan jaim bener, karena apapun yang kita lakukan akan terekam dan tersiar langsung. Kita akan takut bukan hanya karena orang lain melihat kita langsung tapi karena kita takut bahwa apa yang akan kita lakukan akan mendapat pertanggungjawaban meski kebaikan atau kejahatan itu sekecil apapun.

Makanya kita akan selalu perhitungan dengan hidup ini. Kita hanya "melangkah" ketika segalanya terlihat "aman".

Subhanallah, ketika kita khauf ini ada dalam diri seseorang maka dia akan "menutup" rapat-rapat pintu rumah dari segala kemungkinan masuknya dosa, ma’shiyat, dan kesia-siaan ke dalam rumah kita.


Renungan:

Di balik dosa ada Neraka.


Seberapa dalamkah Neraka itu?

Menurut Hadits: bahwa jurang neraka itu sungguh dalam. Andaikan kerikil dari atas jurang Neraka itu terjatuh, maka akan sampai pada dasar Neraka selama 70 tahun.

Penghubung jurang itu ada Ash-Shirot (jembatan) yang harus kita lewati yang menentukan kita akan ke Surga ataukah ke Neraka.


Tidak ada seorangpun yang berani berbicara pada hari itu melainkan para Rasul, sedangkan ucapan mereka saat itu hanyalah "Allahumma Sallim…"–> Ya Allah, selamatkanlah umatku…..

–> Ya Allah, selamatkanlah umatku…..

neraka!!!!

May 3, 2007

Sop Pengantin, ati Ayam dan tahu telur…:D

Filed under: Dapur
SOP PENGANTIN

BAHAN :
1 ekor ayam kampung, potong 2 bagian putus
1,5 liter air
50 gram macaroni, rebus matang
2 batang wortel, potong
150 gram jamur kancing
6 sdm kacang polong
2 batang seledri
1 batang seledri
1 biji pala memarkan
1 sdm margarine
1 sdm minyak goreng
Haluskan :
5 butir bawang merah
1 sdt merica butiran
1 sdt garam
Taburan : bawang goreng

CARA MEMBUAT :

1 Rebus ayam dengan daun bawang dan seledri hingga lunak, angkat, daging ayam potong dadu sisihkan.  
2 Panaskan margarine bersama minyak goreng, tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum, tambahkan pala, masukkan ke dalam kaldu dan rebus kembali.  
3 Setelah mendidih, masukkan wortel, jamur kancing dan kacang polong setelah sayuran matang, masukkan macaroni masak sebentar angkat.  
4 Siapkan mangkuk, sajikan hangat taburi dengan bawang goreng.
 

Untuk : 6 orang
==========================================================================
SUP ATI AYAM

BAHAN :
8 buah ati ayam
2 siung bawang putih haluskan
1 sdt garam dan 1/2 sdt merica bubuk
1/2 ekor ayam
1 batang daun bawang dan 1 batang seledri
1,5 liter air
1 sdm minyak goreng
2 siung bawang putih, haluskan bersama 1 sdt merica butiran dan 1 sdt garam
2 cm jahe memarkan
50 gram soun, rendam air hangat hingga lunak, tiriskan
50 gram jamur kuping, rendam air hingga mengembang dan lunak, tiriskan
2 batang wortel, potong menurut selera
50 gram sedap malam
12 butir telur puyuh, rebus matang, goreng
Taburan : bawang goreng, irisan daun seledri dan irisan daun bawang
Sambal kecap : 8 cabai rawit merah, 2 siung bawang putih, goreng, haluskan dan tambahkan 50 ml kecap manis

CARA MEMBUAT :

1. Ati ayam cuci bersih, tiriskan lumuri dengan bawang putih, halus, garam, ungkep diatas api sedang hingga matang, angkat, goreng sebentar, angkat.
2. Ayam cuci bersih, tiriskan. Rebus ayam bersama dan bawang dan seledri hingga ayam matang, angkat dan suwir-suwir sisihkan.
3. Panaskan minyak, tumis bawang putih halus hingga harum, masukkan ke dalam kaldu tambahkan jahe. Setelah mendidih masukkan wortel, jamur dan sedap malam, masak sebentar, angkat.
4. Siapkan mangkuk isi dengan soun, ayam suwir, telur puyuh, irisan ati ayam goreng, kuah dengan isiannya, taburi bawang goreng, irisan seledri dan daun bawang.
5. Sajikan hangat dengan sambal kecap.

Untuk : 6 orang
==========================================================================
Sup Tahu Telur

Bahan :
1 sdm minyak goreng
1 sdt minyak wijen
2 cm jahe, memarkan
3 siung bawang putih, memarkan
1,5 liter kaldu ayam
2 sdt garam, 1/2 sdt merica bubuk
1 ikat sawi hijau, potong-potong

Adonan tahu :
1 buah tahu putih besar, haluskan
100 gr udang cincang
1 sdm tepung sagu
1 butir telur
1 sdt garam, 1/2 sdt merica bubuk, dan 1 sdt gula pasir
10 butir telur puyuh, rebus matang, kupas.
Taburan : irisan daun bawang dan irisan seledri

Cara Membuat :

1. Adonan tahu : campur tahu dengan udang, sagu, telur, garam, merica, dan gula pasir, aduk rata. Siapkan mangkuk kecil/loyang pai kecil, olesi dengan minyak goreng.
2. Tuangkan adonan tahu ke dalam loyang, beri satu butir telur puyuh yang telah di rebus dan dikupas. Kukus selama 15 menit, angkat. Keluarkan dari loyang.
3. Kuah : Panaskan minyak greng dan minyak wijen. Tumis bawang putih hingga harum. Tuangkan ke dalam kaldu ayam, didihkan. Tambahkan garamdan merica bubuk, setelah mendidih, angkat.
4. Siapkan mangkuk, tata tahu, beri kuah dan taburi irisan daun bawang dan seledri.

Untuk : 4 Orang.

Hitam Putih….

Filed under: Uncategorized

Hitam putihku di sini
Hitamnya lebih banyak dari putih
Aku akui terkadang tak pernah berhenti
Menghambakan diri meski aku sehitam jelaga

Rindu aku tak berujung
sampai tiba nanti aku bertemu
Denganmu Tuhan Pengasih Maha Penyayang
menghambakan diri meski aku tak seputih harapanMu

Kau satu cinta selama-lamanya
Sehitam apapun ku putihkanku
dengan ampunanMu

Kau yang ku puja selama-lamanya
Tak kan pernah berhenti
Aku berharap cinta
Rahmat dan kasih sayangMu
Allah Yang Maha Kuasa

hitamku...putihkanlah... 

April 23, 2007

Kata dalam malamnya…

Filed under: Puisi...

Kuambil kata dari saku tas… Heran… Hanya tak percaya… Benarkah ini adanya semakin bisu Hanya satu yang akhirnya ku tau tentangnya Inilah akhirnya kenyataan Hidup untuk mati ataukah mati untuk hidup lebih baik mati sekarang dari pada hidup ato lebih baik hidup dari pada mati Dia kenapa? tanyaku Tapi tak terjawab hanya hening yang ada dibarengi nasyid yang tak lama hadir menemani malam hari hingga akhirnya sampai terlelap

April 21, 2007

nikmatnya pagi hari…

Filed under: Puisi...

nikmatnya pagi hari…
tidak semuanya bisa menikmati pagi hari
dia begitu indah
kita bisa temukan diri sendiri di kala pagi hari
ketika memandang petala-petala langit yang luar biasa
membuka pintu-pintu rahmatNya
sepertinya kita mendengar doa-doa Malaikat dan melihat mereka
menyapa orang-orang tercinta

gimana jika kita harus kehilangan???
kesibukan pada pagi hari
pagi yang cerah dan gairah untuk bergegas
bisakah kita mengganti amal2 yang tidak bisa kita lakukan pagi hari
bisa jawabnya…
ada banyak rentang waktu yang harus kita isi dalam hidup ini
bukan hanya mengisinya untuk menggantikan kekurangan di waktu lain
tapi karena setiap waktu punya kewajiban-kewajiban sendiri
tapi…
kalo kita dapat merasakan indahnya pagi
maka nikmatilah dan jangan lewatkan…..

April 18, 2007

Bungkusan dalam kresek item….

Filed under: Puisi...

ku telusuri jalan…
kaki melangkah ke arah taman…
hampirku kebablasan

tapi…
senyum tlah memanggilku…

kubuka kresek item darinya…
ku tak percaya
aku kan mendapatkannya
sebuah lipatan warna putih itu
tlah kurindukan sejak dulu

akhirnya……
aku bener2 terharu
rasanya ucapan terima kasih rasanya tak cukup
kini aku bahagia
karena aku tlah menemukan jalan ini…

kenangan ini sampai nanti pasti akan selalu teringat
sampai aku sudah tuapun aku akan selalu teringat
karena ini adalah bagian indahku
karena bungkusan itu adalah awal aku mengenal…..

April 9, 2007

Malam itu…….

Filed under: Curhat

Sudah kumatikan lampu kamar….
Sebelum mata terpejam, keinget di sampingku ada adek kecil yang masih imut2nya kelas 3 SD.
Tapi, kita ga langsung memejamkan mata…
KIta ngobrol2 dulu akhirnya… :)
Bagaimana awalnya sampai suatu obrolan inipun terjadi…

" Mbak, kalau misal bapak meninggal, bapak inget ga ya sama aku nanti di sana. Bapak sudah tua. Berarti nanti kalau aku sudah gedhe harus seperti bapak ya. Yang tangguh, kuat dan sayang banget sama ibu, aku dan keluarga…"
terus mbak, nanti kalo mbak meninggal juga, mbak inget aku enggak.
berarti aku harus jd anak yang sholeh ya supaya bisa ketemu mbak di sana…
Mbak, gimana ya mbak? ajarin aku biar jadi anak yang sholeh ya mbak…

setelah obrolan selesai…
akhirnya kita sipa-siap tidur da tak lupa berdoa……

Untung saja waktu itu lampu mati, kalo enggak gimana ya??? :)

Tentang Kupu-kupu di atas kertas

Filed under: About

kupu-kupu cantik...

Kupu-kupu di atas kertas…
terinspirasi akan cantiknya kupu-kupu sebuah perumpamaan seorang wanita yang akan mengukir sebuah kisahnya.
Kupu-kupu yang hinggap pada bunga yang harum dan mewangi.
Kupu-kupu sebagai lambang kecantikan, bukan hanya cantik luar tapi juga dalam, kecantikan hatinya.
Kupu-kupu dengan metamorfosenya yang sempurna, sebuah tahapan untuk belajar menjadi wanita sholehah.
kupu-kupu yang cantik, feminim, yang mampu mengukir generasi muslim penegak bendera Islam, melahirkan seorang mujahid-mujahid di jaman ini.
Semoga…:)
sebuah tahap untuk mempersiapkan segalanya menghadapNya menjalin kasih denganNYa
dan ketika seorang wanita sudah waktunya untuk menjalin kasih dengannya karenaNya…
kertas inilah sebagai lambang bahwa kisahnya akan dimulai,apa yang dicitakan, apa yang akan dipilih…
Smangat!!!

April 3, 2007

Dalam Chattingku…..

Filed under: Curhat

dalam chattingku dengan seseorang……..
teringat kisah………
yesyook_azzam: seorang anak kecil lucu itu mendekatku, semangat, tak pernah mengeluh sedikitpun, rajin, imut, dan lincah
yesyook_azzam: ga sedikitpun terlihat ia murung ato males, ga
yesyook_azzam: dia lincah seperti anak2 lainnya……
yesyook_azzam: yah dia khan kelas 5 SD, wajar kalau suka loncat sana sini, main, belajar, karena itu kehidupannya
yesyook_azzam: sampai suatu saat dia mampir ke rumah
yesyook_azzam: mendebarkan hati, menyentuh ketika dia cerita banyak hal , tentang masa depan
yesyook_azzam: yang bikin terkaget adalah tingkahnya…….
yesyook_azzam: di sekolah, banyak temen yang menyayangi, mencintai, wah pokoknya temen2nya bilang dia temen yang ideal
yesyook_azzam: temen yang manis yesyook_azzam: temen2nya merasa ada yang aneh dengan dia
yesyook_azzam: ada yang perlu diperhatikan yesyook_azzam: gadis kecil itu pucat
yesyook_azzam: tapi dia kok tetep lincah banget bahkan ga merasa dia itu sakit
yesyook_azzam: banyak temen2nya akhirnya memberitahukan ke guru2nya……..
yesyook_azzam: ini bu ini pak, dia sakit…..
yesyook_azzam: pucat sekali,…
yesyook_azzam: ketika guru2 memperhatikan gadis kecil itu
yesyook_azzam: dia tdk sedikitpun terlihat sakit, tetp aja lincahnya…….
yesyook_azzam: tapi tak bisa lama……..
yesyook_azzam: gadis kecil itu tak bisa melihat
yesyook_azzam: dia tak bisa melihat papan tulis itu…….
yesyook_azzam: guru2 dan temen2nya menyuruh si gadis kecil itu duduk paling depan
yesyook_azzam: tapi hasilnya sama yesyook_azzam: dia tetep ga bisa melihat…….
yesyook_azzam: akhirnya guru dan temen2nya banyak yang bilang ke keluarga si gadis kecil itu
yesyook_azzam: bu, ini si gadis kecil sakit kayaknya…….
yesyook_azzam: bu…… ini dia sakit…… yesyook_azzam: jeng, anakmu sakit kayaknya
yesyook_azzam: coba periksakan deh…….
yesyook_azzam: semua tetangga2nya pun sampai menyebar, sampai memberitahukan tentang hal itu……
yesyook_azzam: akhirnya sang ibu dan bapaknya terkaget2
yesyook_azzam: ga pernah si gadis kecilnya mengeluh sakit, kaget lagi ketika melihat bahwa gadis kecilnya tak bisa melihat
yesyook_azzam: ketika itu masih berada di rumah…..
yesyook_azzam: langsung keluarga ini +keluarganya membawa si gadis kecil ke RS SOLO
yesyook_azzam: sebenernya gadis kecil itu sakit apa????
yesyook_azzam: dokter sana bilang : bahwa dia harus segera di bawa ke sarjito hari ini juga !!!!!!
yesyook_azzam: semua kelurga betapa sangat kagetnya
yesyook_azzam: bertanya2 sebenarnya sakit apa?
yesyook_azzam: tapi ga sempet juga kalo harus dibawa ke YK hari ini
yesyook_azzam: akhirnya kita pulang dulu
yesyook_azzam: dan ketika itu, paginyalangsunglah si gadis kecil dibawa ke sardjito
yesyook_azzam: gadis kecil itu tetep tenang, dia bahkan ga merasa sakit malah……
yesyook_azzam: setelah samapi di sarjito
yesyook_azzam: si gadis kecil langsung dibawa ke UGD
yesyook_azzam: tanpa pikir panjang, banyak dokter2 yang kayaknya lalulalang, ribet untuk menangani gadis kecil itu…….
yesyook_azzam: keluarga masih deg2an, dan berdoa…… semoga gadis kecilnya tak apa1
yesyook_azzam: dokter2 di UGD akhirnya pada keluar yesyook_azzam: orang tua gadis kecil dipanggil dokter…..
yesyook_azzam: bahwa si gadis kecil ini tulang belakangnya ada masalah……
yesyook_azzam: tak berfungsi lagi mengalirkan darah ke seluruh tubuh
yesyook_azzam: yang berarti penyebab dia tak bisa melihat juga adalah darah tak mengalir di otak……
yesyook_azzam: dia harus tranfusi darah 2x perminggu
yesyook_azzam: YaTuhan… gimana coba orang tua yang mendengarnya…… apalagi merasa kurang begitu memperhatikan gadis kecilnya……
yesyook_azzam: gadis kecil g\harus di sarjito untuk tahap awal, jangan lupa tranfusi ya…….
yesyook_azzam: gadis kecil ingin pulang yesyook_azzam: dia ingin di rumah saja
yesyook_azzam: dia ingin belajar……
yesyook_azzam: dia ingin……..
yesyook_azzam: " Bu, Rasulullah dulu saja, waktu meninggal di rumah. Bu ijinkan saya di rumah ya……..", jelas adek tadi dengan senyum manisnya……

yesyook_azzam: :)

«« Previous posts    Next posts »»

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Ian Main