Kupu Kupu di Atas Kertas…

June 20, 2007

Bersemangat!!! Rajin3!!!!

Filed under: teman

Akhir akhir ini sering mendengar kata2 penyemangat:

Bersemangat!!!

Rajin!!!3x

Pokoknya rame banget kalau sesama temen lagi memberikan semangat. Terlihat sekali waktu ujian akhir kemarin. Inilah sebuah kata yang ringan, tapi bagi kita, apalagi diucapkan tulus dari seorang temen. Jadi semakin SEMANGAT!!!

Terima kasih teman!!!

Yang akhirnya, nilai ujian dan dengan RahmatNya, alhamdulillah…

BERSEMANGAT!!!

May 8, 2007

Metode Anti Kalah

Filed under: teman


tulisan ini terinspirasi peristiwa bebrapa hari yang lalu ketika ada seorang temen ada konflik.

Sebut saja mereka si A dan si B. keduanya adalah teman yang lumayan akrab. si A dan si B sedang mengalami konflik yang berkepanjangan. Si A menceritakan kepada saya bahwa si B gini, gini dan gini. Dia yang salah, dia lah penyebab dari konflik. Sedangkan si B pun juga mengatakan yang sama sebenarnya di A lah yang merupakan penyebab awal si A. Di saat saya lagi kebingungan maka akhirnya metode Anti Kalah ini yang akhirnya terpikir untuk menyelesaikan masalah.

Metode Anti kalah dimulai dengan mempertemukan antara si A dan si B kita tidak sebagai pendukung si A dan si B tapi kita hanya sebagai penengahnya. Metode ini memberi kebebasan untuk mengutarakan imajinasi masing-masing. Ketika si A mulai berbicara, si B dan kita hanya sebagai pendengar saja. Sebelum selesai berbicara tidak boleh ada yang menanggapinya. Kemudian bergilir si B.

Berjalannya pembicaraan itu, sebenarnya yang mencari penyelesaian adalah kedua belah pihak. Kita hanya sebagai perantara yang mempertemukan dan hanya memberi fasilitas saja. Jadi kedua-duanya merasa diperhatikan. Sistem win win solution. Win lose ato lose win hanya akan menyebabkan sifat dendam atau ada yang merasa tidak diperhatikan. Kalau lose lose, kalah semua. Dalam kurun waktu yang sementara, sesungguhnya masalah tersebut serasa sudah tidak ada, tapi sebenarnya masalah itu masih terpendam, tapi ketika ada pemicu masalah maka bisa jadi masalah itu akan semakin besar. "Ya sudahlah…". Kata ini berarti masih ada masalah yang belum terselesaikan. Sudah di sini tidak berarti tidak ada lagi masalah.

Ketika metode ini dilakukan maka kemungkinan besar memang kurang komunikasi adalah penyebab masalah tersebut berkepanjangan, keegoisan masing-masing ato ada pihak lain yang urun rembug yang malah mengacaukan masalah atau kita aja yang terimajinasi berlebih yang menyebabkan seolah2 kita memandang permasalahan itu menjadi semakin runyam.

memang yang menyelesaikan masalah sesungguhnya adalah yang punya masalah itu sendiri. KIta masing-masing pihak merasa percaya bahwa masalag itu akan selesai dan ada solusi terbaik maka selesailah semua.

Minta maaf saat kita merasa tidak bersalah akan sangat susah sekali. Coba kalau kita memberi ruang kepada orang lain untuk bisa saling mendengarkan, mengerti dan memahami maka InsyaAllah bisa terselesaikan. Jika keegoisan dan ketidakpercayaan yang melekat maka sampai kapanpun masalah itu akan terus menemani meski pakai perantara sekalipun.

Konflik itu hal yang sangat manusiawi. Jangan fobi akan masalah. Duh… mati dah aku gara2 ini, duh…harga diriku jatuh man… ato bahkan …lebih baik mati daripada aku harus seperti ini. So, possitive thinking atas masalah yang ada itu harus!!! Mudah-mudahan masalah itu membuat kita semakin arif, bijak, terbuka, lebih tanggap kepada orang lain dan lebih kuat lagi…. amiiin…

    

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Ian Main